[TUTORIAL] Cara Vitualisasi Ubuntu pada Linux Mint Menggunakan Virtualbox

11:25 PM , 0 Comments

Hai =))

Kali ini, saya akan menjelaskan, bagaimana cara virtualisasi Linux pada Linux.
Penjelasan singkat tentang virtualisasi:
Virtualisasi merupakan penggunaan dua atau lebih sistem operasi yang dapat berjalan secara bersamaan pada sebuah komputer. Misal dalam kasus ini saya akan membahas Ubuntu Linux yang berjalan pada OS Linux Mint. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1.
Hal pertama yang harus kita lakukan adalah install aplikasi virtualisasi OS. Bisa menggunakan vm ware, qemu, virtualbox, dll. Kali ini yang akan kita bahas adalah tentang penggunaan virtualbox.
2.
Sebelum menginstall sesuatu, alangkah baiknya kita meng-update linux kita. Caranya buka terminal (ctrl + alt + t) atau buka lewat menu utama cari Terminal. Kemudian ketikkan ini:
sudo apt-get update
Usahakan kita selalu mengupdate linux kita lewat terminal. Agar linux kita selalu update dan jika akan menginstal sesuatu agar mudah. Juga agar meminimalisir adanya bug.

3. 
Langkah selanjutnya kita install virtualbox. Install virtualbox bisa dari Software Manager. Ketikkan "virtualbox" pada search box.
Kemudian double klik pada virtualbox-4.3. Dan klik install.
Bisa install melalui terminal dengan mengetikkan
sudo apt-get install virtualbox-4.3
 4. Ketika penginstalan selesai, buka virtualbox. Ketik New, dan isi seperti gambar di bawah ini.


5. Kemudian klik next. Atur memory (RAM).
(Perlu diingat, bahwa semua sistem dalam virtualisasi ini, akan memotong memory real anda) seperti RAM, jika anda memiliki RAM 4 GB dan mengatur RAM untuk virtualisasi sejumlah 2 GB, maka RAM anda akan terpotong 2 GB untuk virtualisasi, dan tersisa 2 GB untuk Linux Mint anda.

6. Klik next, membuat hard disk untuk partisi Ubuntu. Jika sudah punya, maka pilih file nya pada point ke 3. Kalau belum punya, maka pilih point ke dua untuk membuat file partisi. Dan create, kemudian pilih tipe file .vdi  klik next. Pilih juga bagian Fixed.


7. Kemudian atur ukuran hard disk. Misal 10 Gb saja. Minimal 7-8 tapi kita tidak memiliki tempat penyimpanan pada Ubuntu kita nanti.

8. Klik Create. Tunggu proses penyiapan storage untuk ubuntu kita.
9. Setelah selesai menunggu, dan selesai :D Maka storage kita "hampir" siap untuk digunakan.
10. Langkah selanjutnya, kita setting file tersebut. Klik setting. Lakukan seperti gambar di bawah.

11. Pilih file iso Ubuntu kita, dengan klik pada gambar disk di sebelah tulisan IDE Secondary. Kemudian pilih "Choose a virtual CD/DVD disk file" kemudian masukkan file iso kamu.
12. Jika sudah klik OK.
13. Ubuntu kamu siap untuk dijalankan. Dan klik tombol "Start" pada window ini.



Terima kasih, semoga bermanfaat..
Sampai ketemu pertemuan mendatang =))
#fantasticschematics

0 comments:

Don't forget to follow our blog